CEEFIX_Story... :)
Cerita ini hanyalah fiktif belaka dan apabila didalamnya
terdapat ketidaknyambungan mohon dimaafkan… (hehehehe*** mohon maaf lahir dan
batin yach). Saya menulis cerita ini, karena terinspirasi dari sosok yang
setengah ganteng cenderung jelek, setengah putih cenderung coklat, yang
hidupnya di hutan rimba, yang sukanya ngakak-ngakak ***( hehehe.. jus kepiting
alias just_kidding) seseorang yang katanya sich, anaknya itu humoris bangeet,
bahasanya tuch super duper alay (maklum anak pinggiran kota… hehehe) panggil
saja dia BUNGA*** ehhh maksudnya RAHMAT HIDAYAT RIVAI. Ketika saya membaca
tulisannya di salah satu group di facebook yaitu CEEFIXHOLIC
ChayankCelaluCelamanyaAkanAdaDihati,, ckckckckk*** saat membacanya saya mulai
terharu, cerita dia tuch mengandung seribu makna,, kelebihan huruflah,
kekurangan huruflah…. (mungkin,,,stok huruf di mall sudah habis… hehehehe). To
the point aja yach,, awal aku masuk di UIN itu, karena terjerumus dengan godaan
teman sekaligus sahabat, (bukan godaan syetan yach**) dia setengah mati memaksa
aku untuk masuk di universitas itu… awalnya sich coba-coba, tapi rela
bagi-bagi.. (hehe,, korban iklan).
Singkat cerita,, pada saat keluarnya pengumuman, ternyata oh ternyata
***ichhh aaaatuuutttt… si teman saya itu Astagfirullah tidak lulus, dan saya
Alhamdulillah lulus.. dan setelah teman saya tau kalau saya lulus dan dia tidak
lulus, dia mulai menjauhi aku, telefon nggak diangkat, sms nggak dibales (**
koq kayak lirik lagu.. emang iya massalah buat loe….hehehe). Hari demi hari
saya lalui, saat mulai kuliah perdana, orang yang pertama saya kenal itu
YUSRAWITA alias Dhyta You’s dan SULYANTI alias Anthy May Creaffer (bukan
BONDENG yach.. hehehehe). Saat pertama kali masuk kelas, saya merasa seperti dikejar-kejar
senior yang mukanya serem, jutek abizzz serasa melayang dikhatulistiwa
(***hahaha iklan Good Day kapank..) didalam kelas itu saya menampakkan muka
yang lugu ^_^, wajah yang polos <_^ bagaikan bidadari yang turun dari
kayangan.. hahahahha ****(puji alee makkasolang *_^) dan dalam ruangan itu,
saya melihat berbagai jenis muka dan warna kulit yang berbeda. Semua
menampakkan wajah yang polos tak berdosa, raut muka tak karuan, entah itu
ekspresi acting atau topeng yang belum dibuka….hehehehehe tapi begitulah
adanya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar